Apakah Isu Rohingya Berpotensi 'Menjadi Medan' Jihad?

Umatuna.com - Otorita Myanmar menyatakan telah melakukan sejumlah penangkapan terhadap orang-orang yang dituduh terlibat dalam aksi yang disebut terorisme.
Foto: hadiah ramadhan al mubarak foto eksklusif mujahidin rohingya tiada jawaban kecuali dengan jihad. Sumber: Arrahmah.com

Aksi itu, jelas pihak berwenang, terinspirasi oleh Islam ekstrem yang mendukung Rohingya, kelompok minoritas Muslim yang pada umumnya tinggal di negara bagian Rakhine, yang berbatasan dengan Bangladesh.

Rohingya tidak diakui sebagai etnik di Myanmar dan lazimnya disebut sebagai orang-orang Bengali atau orang-orang Muslim yang datang dari Bangladesh meskipun para aktivis dan orang Rohingya mengaku bahwa mereka adalah asli Rakhine.

Penangkapan-penangkapan terjadi menyusul peristiwa yang dilaporkan sebagai pergolakan kecil di Rakhine oleh beberapa militan Rohingya bersenjata tajam yang menyerang petugas penjaga pos perbatasan pada 9 Oktober 2016. Pihak berwenang Myanmar menuding mereka dipimpin oleh seorang militan Rohingya, tinggal di luar Myanmar, dan pernah dilatih oleh Taliban di Pakistan.

Namun klaim keberadaan kelompok paramiliter dan aktivitas mereka hingga kini belum dapat dibuktikan secara gamblang, terlepas dari pengakuan beberapa pihak dan beredarnya video pelatihan di media sosial.

BBC Indonesia berusaha mewawancarai seorang Rohingya yang disebut mengadakan latihan paramiliter untuk pemuda Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh, tetapi kemudian menolak dengan alasan rekannya ditemukan dibunuh di Myanmar setelah berbicara kepada media tentang latihan paramiliter. Rekannya yang dibunuh itu sempat menyusup ke wilayah Myanmar.

Perjuangan nonkekerasan

Seorang aktivis Rohingya di Rakhine, Omar Faruk mengatakan tak masuk akal orang-orang Rohingya menggalang kekuatan untuk perlawanan bersenjata.

"Untuk makan kenyang setiap hari saja kami kesulitan, apalagi untuk kegiatan-kegiatan bersenjata. Mana mungkin?"

"Menurut saya, tuduhan latihan paramiliter di Arakan (Rakhine) tidak mungkin karena militer Burma (Myanmar) dikerahkan di mana-mana sejak 2012 dan tidak ada ruang bagi Rohingya untuk melibatkan diri dalam kegiatan apapun untuk melawan pemerintah Myanmar," tegas Omar Faruk.

Ditegaskan Rohingya berjuang lewat jalan nonkekerasan melalui perundingan dan diplomasi meskipun sejauh ini hasilnya belum tampak.

Yang dituduh sebagai pemberontakan Rohingya, lanjutnya, mungkin tak lebih dari gerakan kecil yang dikendalikan oleh orang-orang-orang Rohingya di luar Myanmar yang mungkin ayah mereka dibunuh atau ibu mereka diperkosa dalam gelombang kekerasan pada 2012.

Ia menggarisbawahi bahwa perlawanan semacam itu tak didukung dan juga tak melibatkan akar rumput di Rakhine.

Penilaian ini tampaknya sejalan dengan laporan International Crisis Group pada Desember 2016 bahwa tidak ada terorisme transnasional bersentimen Islam ekstrem di negara bagian Rakhine. Yang ada lebih merupakan perlawanan pimpinan Rohingya di luar negeri yang bergerak secara diam-diam.

Jadi perjuangan Rohingya tampaknya lebih terinspirasi oleh kepentingan sosiopolitik kelompok tersebut untuk mendapatkan pengakuan sebagai salah satu suku di Myanmar dan sekaligus pengakuan kewarganegaraan ketimbang perjuangan berhaluan Islam.

Bagaimanapun, DR. Aye Chan -sejarawan pemerintah yang telah menulis beberapa buku tentang konflik di Rakhine- menegaskan memang ada potensi jihad di negara bagian yang mayoritas penduduknya beragama Buddha itu.

"Sebagian kaum fundamental di Dhaka (ibu kota Bangladesh) mendukung kekerasan di Rakhine (mendukung Rohingya). Saya punya buktinya. Mereka menyebarkan pamflet di Timur Tengah, misalnya di Qatar, Abu Dhabi, Bahrain menyulut emosi orang. Di pamlet dicantumkan nomor rekening bank di Chittagong, minta dana untuk operasional petempur mujahidin. Jadi situasi ini tidak baik," jelasnya kepada BBC Indonesia.

Bupati Cox's Bazar, Bangladesh, Mohammad Ali Hossain, yang wilayahnya hanya dipisahkan oleh Sungai Naf dengan Rakhine, menepis singkat sinyalemen bahwa wilayahnya digunakan untuk latihan paramiliter Rohingya, "Tidak, tidak."
Warga Indonesia berjihad?

Peringatan kemungkinan Rakhine menjadi tujuan jihad untuk mendukung Muslim Rohingya juga berasal dari luar Myanmar. Kepala divisi kontraterorisme Kepolisian Diraja Malaysia, Ayob Khan Mydin Pitchay, mengatakan ancaman serangan oleh pendukung kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS) dari luar Myanmar semakin besar.

Ia melandasi peringatannya berdasarkan penangkapan-penangkapan simpatisan ISIS di Malaysia yang berencana masuk ke Myanmar untuk melancarkan serangan, termasuk penangkapan seorang warga negara Indonesia pada Januari 2017.

Ditambahkan oleh Ayob Khan bahwa warga negara Indonesia yang ditangkap di Malaysia tersebut berencana melawan pemerintah Myanmar atas nama Rohingya di negara bagian Rakhine dan upaya orang itu kemungkinan akan diikuti oleh lebih banyak militan.

Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi, tidak menampik kemungkinan militan Islam, termasuk dari Indonesia, yang ingin mendukung Rohingya melalui jalan kekerasan.

"Kita tarik ke belakang ketika ISIS mendeklarasikan negara-negara yang mungkin menjadi target. Salah satu negara targetnya adalah Myanmar khususnya di daerah Rakhine," kata mantan Kabareskrim di Mabes Polri itu.

"Kenapa di sana? Karena di sana ada gerakan yang namanya RSO (Rakhine Solidarity Organisation) yang masuk ke dalam daftar kelompok teroris versi Amerika Serikat."

Setelah ISIS tercerai berai, ratusan pendukung ISIS dari Indonesia kembali dari Suriah. Menurutnya, sebagian dari mereka melakukan kegiatan di Indonesia, sebagian bergabung ke Filipina selatan, dan sebagian lagi masuk ke Malaysia.

"Nah yang di Malaysia ada indikasi mereka akan berangkat ke Myanmar. Kita perlu tahu sistem pengawasan orang asing di Myanmar sangat ketat tapi tidak menutup kemungkinan kalau mereka masuk dari Bangladesh karena perbatasan di sana sangat sulit diawasi," jelas Dubes Ito Sumardi.

Ia melihat langsung kondisi perbatasan negara bagian Rakhine yang terdiri dari wilayah perbukitan, hutan dan rawa yang hanya dipisahkan oleh Sungai Naf yang membentang sekitar lima kilometer dari Bangladesh.

Kendati tidak menutup kemungkinan potensi pendukung ISIS dari Indonesia masuk ke Rakhine, menurut Dubes Ito Sumardi, sejauh ini belum ada informasi resmi WNI berjihad di sana. ***

Laporan ini merupakan bagian dari seri khusus pengungsi Rohingya di Bangladesh dan Myanmar. Anda bisa memberikan komentar atas berita ini di Facebook BBC Indonesia. Sumber: BBC

COMMENTS

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

|TERBARU$type=blogging$cate=2$count=11$pagination=5$author=hide$comment=hide$label=hide$hide=home

Nama

121,10,1212,12,2017,1,21 februari,20,212,61,212mart,3,313,53,412,2,aa gym,22,Aboe Bakar Alhabsyi,5,aceh,15,acta,12,ade armando,10,adi prayitno,2,adik ipar jokowi,4,afi nihaya,20,Agus Hermanto,1,agus yudhoyono,1,aher,3,ahmad dhani,5,Ahmad Doli Kurnia,19,ahmad ishomuddin,14,ahmad yani,1,ahmadiyah,1,ahok,831,ahoker,141,ahy,1,aidit,1,akbar tanjung,2,aking saputra,1,aksi 112,38,aksi 287,12,aksi bela ulama,15,aksi simpatik 55,120,aktivis 98,2,al quran,10,aleppo,2,alfian tanjung,6,aliansi anak bangsa,1,Allan Nairn,1,am fatwa,2,amerika,11,amien rais,70,amir hamzah,2,amsa,1,anak ahok,1,anak durhaka,1,ancaman pembunuhan,1,andi analta,1,Andre Rosiade,1,aneh,1,anggota dewan,2,angket ahok,3,angola,1,anies baswedan,45,anis baswedan,1,anthony leong,1,anto galon,5,anton charliyan,64,anton galon,3,anton tabah,11,api,5,arab saudi,3,arifin ilham,22,aron ashab,4,artis,1,aseo warkab yusuf,1,ashin wirathu,1,asing,8,athian ali,5,atribut natal,22,australia,2,austria,1,bachtiar nasir,50,baiq nuril maknun,3,bali,1,bambang widodo,1,bandung,5,banjir jakarta,17,banyuwangi,2,bappenas,1,batam,1,bbm,4,bedera tauhid,1,bekasi,2,belgia,1,bella hadid,1,bendera asing,3,bendera cina,5,bendera merah putih,10,bendera rms,1,beras maknyus,6,bima arya,2,blbi,2,bnn,1,bnpb,1,bogor,4,bom panci,1,Boni Hargens,3,bpjs,6,bps,1,bukit duri,1,bumn,19,buni yani,18,buruh,7,buwas,1,buya yahya,2,cabai,6,cabai cina,13,cadar,1,caisar,11,cak imin,1,cak nun,1,cakrawala,103,cakung,1,california,1,ciamis,1,cilacap,1,cina,256,coca cola,1,daeng,2,dahnil anzar simanjutak,5,damai hari lubis,1,dana haji,43,darmansyah,1,darwis,1,ddii,2,debat pilkada jakarta 2017,12,deddy arianto,1,deddy corbuzer,1,deddy mizwar,2,dede yusuf,1,dedi mulyadi,4,demo 161,4,demo buruh,3,demo jokowi mundur,5,demo solidaritas rohingya,6,demo tolak tka cina,1,demokrat,3,denmark,1,denny ja,1,desmond j mahesa,1,didin hafidhuddin,2,didit srigusjaya,1,din syamsudin,38,djan faridz,29,djarot,63,djoko edhi abrurrahman,3,donald trump,24,dpn spri,1,dpr,5,dubes rusia ditembak,2,dwi estiningsih,2,e-ktp,35,eddy prabowo,1,eggi sudjana,5,eko patrio,1,ekonomi,95,elpiji,1,erdogan,25,erick yusuf,2,ermus sihombing,1,ernest,4,facebook,1,facebook jonru,1,fadli zon,108,fahira idris,11,fahmi salim,3,fahri hamzah,59,Faisal Basri,1,faizal assegaf,6,fakta,1,farid wajdi,1,fbi,2,felix siauw,14,Ferdinand Hutahaean,2,fifi,1,filipina,1,fiqih,1,fitra,1,fkub,1,foto,18,foto jokowi-jk,1,fpi,148,fpu,1,freeport,37,fsi,1,fui,9,game,1,garam,2,garut,1,gas,3,gas impor,2,gatot nurmantyo,78,gema pembebasan,1,geprindo,1,gerindra,16,gib,1,gibran,1,gnpf mui,80,golkar,7,gp ansor,24,gpii,1,gresik,1,gula,10,guru,1,gus dur,3,gus nizar,2,gus sholah,3,habib kholil,2,habib novel,20,habib rizieq,288,habibie,4,habiburokhman,1,hadits,1,haji,4,haji lulung,17,ham,1,harga garam naik,36,hari tanoe,1,haris,1,hary tanoe,5,Hasto Kristiyanto,2,hasyim muzadi,5,hendrardi,1,heri prakoso,1,herman khaeron,1,hermansyah,35,hermanto,1,hidayat nur wahid,57,hikmahanto juwana,1,hipmi,1,hmi,4,hoax,2,hong kong,1,hti,64,hungaria,1,icmi,15,ilc,2,imam nahrawi,1,imm,1,impor,1,indef,1,india,4,indonesia,1628,inggris,3,internasional,265,inul daratista,5,ipw,2,irena handono,2,Islamophobia,2,ismail yusanto,2,israel,9,istri ahok,1,italia,2,itb,1,iwan bopeng,8,iwan sumule,1,jaja miharja,2,jakarta,134,jaksa agung,2,jamaah tabligh,1,jambi,2,jawa barat,1,jawara bekasi,3,jawara betawi,4,jaya suprana,1,jazuli juwaini,6,jeje zaenudin,1,jember,1,Jenderal Tyasno,4,jepang,1,jhonny andrean,2,Jimly Asshidqie,3,jj rizal,2,jk,6,jokowi,460,jokowi undercover,2,jps,1,junaedi albaghdadi,1,jusuf hamka,5,kaesang,24,kahmi,4,kalimantan,1,kammi,12,kanada,1,kapolda metro,15,kapolda sumut,2,kapolri,27,karawang,1,karikatur,9,karomah,1,kasmir,1,kasta,1,katar,1,kau adalah aku yang lain,13,keluarga,1,kemenkeu,1,kemenkumham,3,kemnaker,1,kesehatan,5,khalid basalamah,1,khazanah,18,Kiki Syahnakri,7,kisah,5,kivlan zein,1,kmsu,1,knpi sumut,4,kokam,3,kolombia,1,komedi,1,komnas ham,30,kompak,1,kompas,2,komtak,1,komunis,289,koperasi 212,5,korea selatan,2,korupsi,14,kp31,1,kpk,26,kpsi,1,kpu dki,6,kriminalisasi ulama,42,kristenisasi,3,kspi,2,Kwik Kian Gie,1,lampung,3,lbh jakarta,4,lgbt,2,lia eden,1,liberalisme,2,Lieus Sungkharisma,23,lily wahid,1,limbad,2,lindsay lohan,11,lipi,2,listrik,29,lombok,1,london,6,lphb nu,1,lsi,2,lubuklinggau,30,luhut,21,lukman hakim,3,lumajang,1,lutfi fathullah,1,m nasser,1,m prasetyo,1,ma'ruf amin,39,mahasiswa,18,mahasiswa nu,1,mahfud md,10,makar,22,makassar,2,makkah,1,malaysia,4,manado,1,margarito,2,Margarito Kamis,2,marlo sitompul,1,maroko,1,marzuki alie,1,mataram,1,maulid nabi,1,medan,5,media islam,13,megawati,46,meikarta,3,meksiko,1,menag,11,menaker,3,mendagri,39,menhan,4,merdeka,1,metro tv,8,Miftachul Akhyar,1,miras,4,miryam,13,mmi,2,mobil fpi,5,mpr,11,ms kaban,1,mualaf,52,Muchtar Effendi,1,mudzakir,3,Muhammad Al Khathtath,35,muhammad maksum,1,muhammad syafii,11,muhammadiyah,60,muhasabah,1,mui,136,munarman,7,muslim arbi,4,muslim uighur,7,muslimah,1,myanmar,12,naman sanip,2,narkoba,29,nasir djamil,5,Natalius Pigai,2,nathan p suwanto,7,nelayan,11,neno warisman,1,neoliberalisme,2,neta,1,new york,1,noorsy,1,novanto,35,novel baswedan,72,nu,39,nurul fahmi,13,nusron wahid,4,obama,2,oesman sapta,2,olahraga,1,ombudsman,2,opini,1,ormas asing,14,ormas gmbi,36,ornamen alexis,2,pabrik gula,8,pacaran,1,padang,1,pajak,1,pajak petani tebu,10,pajak tanah,2,pakistan,3,palangkaraya,1,palestina,27,pan,2,papua,2,parepare,1,parmusi,8,paspor,1,patrialis akbar,5,paul pogba,3,pbnu,4,pdip,25,pedoman ceramah,1,Pedri Kasman,3,pekerja asing,42,pekerja cina,66,pemblokiran telegram,3,pemuda pancasila,1,pendataan ulama,9,pendeta max,3,pendidikan,28,pengacara ahok,4,pengelolaan pulau,11,penjahat cyber asal cina,23,pepen,1,perampasan tanah,2,permen narkoba,1,perppu ormas,50,persis,1,petani,33,petung cina,1,pilkada dki 2017,136,pkb,5,pki,82,pks,15,pmii,1,pmkri,1,polisi,78,polisi santri,1,politik,1,ponpes habib rizieq,7,ppp,19,prabowo,18,Prabowo Argo Yuwono,1,prancis,1,profil,1,progres 89,3,progres 98,2,pt conch,1,puan maharani,1,puasa arafah,3,puisi,1,purbalingga,2,qatar,3,rachel maryam,1,rachmawati soekarnoputri,9,raja salman,29,ramadhan,23,ratna sarumpet,3,red army,1,reklamasi,82,retail,1,ridwan kamil,6,ridwan saidi,3,risma,1,rizal ramli,17,rob reiner,1,Rocky Gerung,1,rohingya,263,rohis,1,rokok,5,Romli Atmasasmita,1,ruhut sitompul,4,rusia,1,rusun rawa bebek,9,sabu,5,sad,4,said aqil,25,sains,1,Saleh Partaonan Daulay,1,samarinda,1,sambas,1,samyang mengandung babi,8,sandiaga uno,16,santa clara,5,sapma pp,1,saracen,1,sari roti,5,sby,23,sejarah,20,sejarah hari ini,3,selebaran tolak wahabi,5,selebriti,3,sembako murah,14,seri ceramah ramadhan,1,sidang ahok,389,sidang habib rizieq,3,sijunjung,1,singapur,3,siyono,6,skotlandia,1,slovakia,1,sobari,1,sodik mudjahid,7,solo,2,spanyol,3,sri bintang pamungkas,3,sri lanka,6,sri mulyani,10,srilangka,1,starbuck,15,steven hadisurya,5,stnk,16,subang,1,suciwati,2,sukabumi,2,sulawesi,1,sumbar,3,sumber waras,4,sumsel,1,surabaya,5,suriah,4,susi pudjiastuti,2,suu kyi,3,swedia,1,syafii maarif,1,syiah,19,tamasya al maidah,10,tasik,1,Taufik Ismail,11,teknologi,7,tengku zulkarnain,6,tepuk anak soleh,3,teror mobil terbakar,8,teror posko fpi,4,terorisme,7,teungku zulkarnain,2,timnas,1,tiongkok,2,tito karnavian,44,tka,41,tni,27,tommy soeharto,1,Trimoelja D Soerjadi,2,tuban,9,tunisia,1,turki,10,tweet aa gym,14,tweet akmal sjafril,18,tweet fadli zon,1,tweet fahri hamzah,3,tweet felix siauw,11,tweet haji lulung,1,tweet media islam,1,tweet teungku zulkarnain,89,tweet zaitun rasmin,3,twitter fpi,3,uandri susanto,1,uang rupiah baru,3,ui,1,uin,2,umj,1,unik,1,unpam,4,ust. sambo,2,ustadz abu bakar ba'asir,4,utang negara,7,uus,3,vaksin rubela,9,valentine,8,victor,3,video,64,video instagram,2,video kampanye ahok,18,vietnam,4,visa asing,9,watampone,1,wawasan,12,widodo,4,wiranto,7,wiryanto,1,wortel cina,3,yahudi,5,yaman,1,yandri susanto,1,yanuar ilyas,1,Yasonna Laoly,3,yayasan kasih anugerah,5,yenny wahid,2,yesus,1,ykub,1,ykus,8,yosonna,1,yusril mahendra,28,zainal majdi,1,zainul majdi,19,zaitun rasmin,4,zakat,1,zakir naik,37,Zeng Wei Jian,2,zimbabwe,2,zulfan lindan,1,zulkifli hasan,40,
ltr
item
Umatuna.com: Apakah Isu Rohingya Berpotensi 'Menjadi Medan' Jihad?
Apakah Isu Rohingya Berpotensi 'Menjadi Medan' Jihad?
https://3.bp.blogspot.com/-v3eVI6SB50w/Wajx25VXfJI/AAAAAAAASPM/woWyAZsXXFUK-pKlXglYbLekk8OFjeqyQCLcBGAs/s320/Rohingya-Mujahideen-28.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-v3eVI6SB50w/Wajx25VXfJI/AAAAAAAASPM/woWyAZsXXFUK-pKlXglYbLekk8OFjeqyQCLcBGAs/s72-c/Rohingya-Mujahideen-28.jpg
Umatuna.com
http://www.umatuna.com/2017/09/apakah-isu-rohingya-berpotensi-menjadi.html
http://www.umatuna.com/
http://www.umatuna.com/
http://www.umatuna.com/2017/09/apakah-isu-rohingya-berpotensi-menjadi.html
true
3071743323913161432
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy