Anda Perlu Tahu Betapa Menderitanya Nasib Petani! Tolonglah Mereka!

Umatuna.com - Saya bicara disini sebagai seorang anak petani miskin di kampung, dan juga sebagai orang yang pernah menjadi petani langsung di kampung, tapi sekarang ini sudah tidak jadi petani sehingga untuk beras selalu beli [jadi konsumen].

Saya terpancing untuk ikut mengutarakan unek-unek saya saat baru-baru ini masyarakat kita heboh dan diributkan soal adanya Polemik Beras Oplosan.

Dalam kasus ini di beberapa pemberitaan media nasional disebutkan bahwa semua ini bermula dari digebreknya sebuah pabrik beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU), anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera oleh Satgas Pangan.

Menurut pemberitaan yang beredar, PT IBU diduga memalsukan kualitas beras dalam kemasan. Namun secara tegas pihak PT IBU membantah memalsukan kualitas beras yang diolahnya dan mereka menegaskan jika yang mereka lakukan legal dan justru ingin mensejahterakan petani karena mereka membeli gabah dari petani dengan harga yang lebih tinggi dari harga pembelian pemerintah [HPP].

Menanggapi kasus ini, saya hanya ingin bilang, jika saya berterima kasih sekali kepada pihak manapun yang berani membeli gabah ke petani langsung [tidak melalui perantara] dengan harga diatas HPL.

Namun saya juga menegaskan, tetap memohon untuk saat menjualnya, jangan mengambil laba bersihnya terlalu tinggi diatas modal dan operasional.

Dalam tulisan ini saya memang tidak akan secara khusus membahas soal polemik tentang kasus tersebut, melainkan saya ingin bicara terkait dengan pengetahuan saya terkait dengan beras dan petani.

Namun stidaknya menanggapi atas polemik ini, saya agak bersyukur karena setidaknya gara-gara kasus ini mencuat, setidaknya saya ikut bahagia karena setidaknya nama “petani dan nasibnya” menjadi bagian dari pemberitaan. Walaupun saya sadar ini pasti hanyalah hanya “sekelebatan saja” yang saya pastikan tidak akan pernah dijadikan moment untuk bagaimana bisa mensejahterakan nasib petni ekcil di kampung-kampung.

Saya katakan demikian karena biasanya, nasib para petani sepanjang saya dahulu jadi petani, baru akan muncul ke media hanya pada dua moment saja.

Pertama saat moment musim pemilu dan kampanye, dimana saya pastikan pasti semua yang kampanye akan bilang jika mereka berjanji akan mensejahterakan rakyat miskin termasuk petani.

Kedua, biasanya saat harga beras mahal, maka disitu juga barulah nama petani disebut-sebut, Itupun petani kadang malah disudutkan. Padahal perlu anda tahu dan catat bahwa, semahal-mahalnya beras, saya pastikan petani kecil di kampung tidak akan pernah bisa kaya raya kalau hanya andalkan jadi petani, ingat itu!

Yang kaya itu bukan petani melainkan para pengepul beras dan pedagang penjual beras, itulah yang saya pastikan akan jauh lebih kaya daripada petani!.

Jika menjadi petani kecil di kampung bisa membuat kaya, maka saya dan jutaan anak-anak petani di Indonesia tidak perlu capek-capek berjuang habis-habisan meninggalkan kampung agar saya dan anak cucu saya untuk jangan pernah jadi petani kecil di kampung, kecuali memang saya menginginkan kehidupan yang tetap miskin dan serba kekurangan!.

Inilah yang perlu anda ketahui bahwa jika beras mahal, maka anda wajib tahu dengan mahalnya harga beras, maka petani kecil di kampung tetap miskin. [catatan: Yang saya maksudkan petani disini adalah khusus petani kecil, bukan petani juragan tanah dan sejenisnya]

Sedangkan yang kaya adalah mereka para pengepul yang mereka tidak perlu capek-capek bagaimana sulit dan menderitanya menanam padi, tapi mereka para pengepul dan pedagang beras cukup membeli harga yang murah dari petani, kemudian menjualnya dengan harga lebih mahal.

Selama ini jika sampai ada harga beras mahal, ketahuilah jika itu semua karena adanya pengepul-pengepul beras nakal yang menurut saya mereka itu seperti mafia. Merekalah yang menentukan HARGA saat membeli gabah ke petani.

Biasanya, dimana-mana yang MENENTUKAN harga sebuah produk pastinya PRODUSEN bukan?

Dalam hal beras, bukankah sewajibnya Petani kita anggap produsen [yang memproduksi gabah dan beras], LOGIKANYA, para petani inilah yang PUNYA WEWENANG UNTUK MENENTUKAN HARGA GABAH DAN BERAS, karena petanilah yang menanam padi sehingga bisa menghasilkan gabah kemudian diolah jadi beras.

Logikanya juga, petanilah yang SEAJIBNYA menghitung, berapa modal yang harus dikeluarkan petani untuk bisa menghasilkan gabah dan beras. Mulai dari berapa modal beli pupuk, modal bayar saat membajak sawah, modal membayar yang menanam, modal perawatan, dan lain-lain.

Belum lagi kalau kita hitung berapa modal untuk beli tanahnya yang dijadikan tempat untuk menanam padi tersebut. Karena perlu anda catat dan ketahui bahwa petani di kampung tidak pernah menghitung jika tanah sawah mereka yang dijadikan untuk menanam padi mereka sebagai modal.

Hal tersebut diakrenakan yang namanya petani kecil di kampung rata-rata sawah mereka itu hanyalah tanah warisan sehingga tidak dihitung modal.

Anda saya tantang kalau masih tidak percaya dan ngeyel betapa menderitanya petani, silahkan anda coba saja beli sawah sendiri [bukan sawah warisan], lalu anda tanami padi, maka anda baru tahu dan sadar betapa anda butuh puluhan tahun agar modal anda membeli sawah bisa balik dengan cara menjadi petani!.

Kondisi inilah yang hingga detik ini, sudah berganti presiden berkali-kali, menteri pertanian berkali-kali, faktanya mereka tetap TIDAK BECUS untuk bisa MENSEJAHTERKAN PETANI!

Itu kenapa walau kita negara yang katanya mayoritas petani, tapi hampir semua produk petani kita tetap masih import dan import.

Karena alasan itu pula jutaan anak petani hari ini dan seterusnya, saya pastikan tidak akan pernah ada yang ingin jadi petani kecil di kampung!

[BACA Juga: Ketika Anak Petani Tidak Mau jadi Petani]

Kalaupun ada, paling ya mungkin kasusnya mereka anak petani dari tuan tanah yang memang sawahnya banyak sehingga itu mungkin saja mereka mau jadi petani karena warisan tanah mereka banyak. Atau mungkin setelah punya banyak duit setelah kerja merantau dan banyak duit kemudian buat sambilan dia beli tanah dan sejenis itulah kasusnya.
SOLUSI

Untuk bisa mencari solusi atas masalah ini agar nasib petani bisa sejahtera, maka yang paling punya wewenang pertama pastinya negara.

Negara memiliki wewenang untuk mengatur dan membuat kebijakan yang sangat memungkinkan supaya bisa mensejahterakan petani sebagaimana janji dan sumpah mereka saat kampanye.

Solusi yang saya maksudkan, Pemerintah harus memutus mata rantai para mafia beras yang membeli harga gabah murah ke petani. Harga gabah yang dibeli dari petani harus disesuaikan dengan modal pengeluaran petani. Jika masih seperti sekarang ini, tetap saja jangan pernah berharap petani bisa sejahtera.

Jika perlu pemerintahlah yang langsung membeli ke petani lalu kemudian pemerintah pula yang menentukan harga pasar sehingga harga tidak dikuasai oleh mafia beras.

Solusi lainya, jpemerintah harus membuat aturan yang menghapus pajak tanah petani kecil. Misalnya petani yang hanya memiliki sawah di bawah 1 hektar tanahnya tidak kena pajak.

Diluar itu tentunya diperlukan pelatihan khusus kepada petani, bagaimana dengan dia menjadi petani, maka petani tersebut bisa menjadi petani yanag sejahtera.

Memang sih kalau di pemberitaan apalagi itu publikasi pemerintah di televisi dan media, seolah-olah buanyaaaak sekali program-program untuk pertanian di Indonesia, tapi fakta di lapangan, saya bertahun-tahun jadi petani dulu, sama sekali tidak ada kontribusi pemerintah selain pupuk subsidi, itupun kwalitasnya sangat buruk sehingga harus membeli pupuk sendiri untuk kwalitas yang lebih baik.

Solusi lain, jika anda masyarakat yang memang peduli dan ingin menolong petani, kalau bisa, belilah beras langsung ke petani, saya pastikan anda pasti akan mendapatkan harga lebih murah dan petani akan mendapatkan keuntungan lebih banyak [samasama menguntungkan.

Selama ini nasib petani selalu diinjak-injak, negara selalu memaksa bahwa harga beras tidak boleh mahal, yang itu artinya sama saja MEMAKSA SUPAYA PETANI MEMANG SEWAJIBNYA MISKIN TERUS!

Idealnya memang solusinya begini [biar semua suka],

Harga beras mahal [Petani Senang], dan Kesejahteraan rakyat secara pendapatan dinaikan, sehingga mereka akan tetap mampu membeli beras walau mahal. Kan jadinya semuanya senang.

Namun jika anda masih ada yang ngeyel ingin tetap dapatkan harga beras murah, maka solusinya, silahkan beli harga dengan kwalitas yang sesuai dengan kemampuan. Toh harga beras juga bervariasi maam-macam.

Kalau ngikutin KEINGINAN, penginya otomatis beli beras murah dengan KWALITAS BAIK. Itu kan maunya anda sebagai pembeli. Tapi pernahkah anda berfikir dan membayangkan posisi sebagai PETANI?

Anda berpanas-panas nyangkul di sawah, kepanasan, harus merawat hampir setiap hari, mencbuti rumput di sekitar padi, mengusir burung, semprot hama, dll lalu kemudian dengan seenaknya orang beli dengan harga murah.

Kalau anda masih tetap ngeyel juga, CATAT INI!
SILAHKAN ANDA JADI PETANI!!!,
BIAR SAYA BELI BERAS ANDA SEMURAH-MURAHNYA, MAU?!!!!!

Sumber: blog.detik

COMMENTS

[Artikel Menarik Lainnya]$hide=home

|TERBARU$type=blogging$cate=2$count=11$pagination=5$author=hide$comment=hide$label=hide$hide=home

Nama

121,10,1212,12,2017,1,21 februari,20,212,61,212mart,3,313,53,412,2,aa gym,22,Aboe Bakar Alhabsyi,5,aceh,15,acta,12,ade armando,10,adi prayitno,2,adik ipar jokowi,4,afi nihaya,20,Agus Hermanto,1,agus yudhoyono,1,aher,3,ahmad dhani,5,Ahmad Doli Kurnia,19,ahmad ishomuddin,14,ahmad yani,1,ahmadiyah,1,ahok,831,ahoker,141,ahy,1,aidit,1,akbar tanjung,2,aking saputra,1,aksi 112,38,aksi 287,12,aksi bela ulama,15,aksi simpatik 55,120,aktivis 98,2,al quran,10,aleppo,2,alfian tanjung,6,aliansi anak bangsa,1,Allan Nairn,1,am fatwa,2,amerika,11,amien rais,71,amir hamzah,2,amsa,1,anak ahok,1,anak durhaka,1,ancaman pembunuhan,1,andi analta,1,Andre Rosiade,1,aneh,1,anggota dewan,2,angket ahok,3,angola,1,anies baswedan,45,anis baswedan,1,anthony leong,1,anto galon,5,anton charliyan,64,anton galon,3,anton tabah,11,api,5,arab saudi,3,arifin ilham,22,aron ashab,4,artis,1,aseo warkab yusuf,1,ashin wirathu,1,asing,8,athian ali,5,atribut natal,22,australia,2,austria,1,bachtiar nasir,50,baiq nuril maknun,3,bali,1,bambang widodo,1,bandung,5,banjir jakarta,17,banyuwangi,2,bappenas,1,batam,1,bbm,4,bedera tauhid,1,bekasi,2,belgia,1,bella hadid,1,bendera asing,3,bendera cina,5,bendera merah putih,10,bendera rms,1,beras maknyus,6,bima arya,2,blbi,2,bnn,1,bnpb,1,bogor,4,bom panci,1,Boni Hargens,3,bpjs,6,bps,1,bukit duri,1,bumn,19,buni yani,18,buruh,7,buwas,1,buya yahya,2,cabai,6,cabai cina,13,cadar,1,caisar,11,cak imin,1,cak nun,1,cakrawala,103,cakung,1,california,1,ciamis,1,cilacap,1,cina,256,coca cola,1,daeng,2,dahnil anzar simanjutak,5,damai hari lubis,1,dana haji,43,darmansyah,1,darwis,1,ddii,2,debat pilkada jakarta 2017,12,deddy arianto,1,deddy corbuzer,1,deddy mizwar,2,dede yusuf,1,dedi mulyadi,4,demo 161,4,demo buruh,3,demo jokowi mundur,5,demo solidaritas rohingya,6,demo tolak tka cina,1,demokrat,3,denmark,1,denny ja,1,desmond j mahesa,1,didin hafidhuddin,2,didit srigusjaya,1,din syamsudin,38,djan faridz,29,djarot,63,djoko edhi abrurrahman,3,donald trump,24,dpn spri,1,dpr,5,dubes rusia ditembak,2,dwi estiningsih,2,e-ktp,36,eddy prabowo,1,eggi sudjana,5,eko patrio,1,ekonomi,95,elpiji,1,erdogan,25,erick yusuf,2,ermus sihombing,1,ernest,4,facebook,1,facebook jonru,1,fadli zon,108,fahira idris,11,fahmi salim,3,fahri hamzah,59,Faisal Basri,1,faizal assegaf,6,fakta,1,farid wajdi,1,fbi,2,felix siauw,14,Ferdinand Hutahaean,2,fifi,1,filipina,1,fiqih,1,fitra,1,fkub,1,foto,18,foto jokowi-jk,1,fpi,148,fpu,1,freeport,37,fsi,1,fui,9,game,1,garam,2,garut,1,gas,3,gas impor,2,gatot nurmantyo,81,gema pembebasan,1,geprindo,1,gerindra,16,gib,1,gibran,1,gnpf mui,80,golkar,7,gp ansor,24,gpii,1,gresik,1,gula,10,guru,1,gus dur,3,gus nizar,2,gus sholah,3,habib kholil,2,habib novel,20,habib rizieq,288,habibie,4,habiburokhman,1,hadits,1,haji,4,haji lulung,17,ham,1,harga garam naik,36,hari tanoe,1,haris,1,hary tanoe,5,Hasto Kristiyanto,2,hasyim muzadi,5,hendrardi,1,heri prakoso,1,herman khaeron,1,hermansyah,35,hermanto,1,hidayat nur wahid,58,hikmahanto juwana,1,hipmi,1,hmi,4,hoax,2,hong kong,1,hti,64,hungaria,1,icmi,15,ilc,2,imam nahrawi,1,imm,1,impor,1,indef,1,india,4,indonesia,1629,inggris,3,internasional,265,inul daratista,5,ipw,2,irena handono,2,Islamophobia,2,ismail yusanto,2,israel,9,istri ahok,1,italia,2,itb,1,iwan bopeng,8,iwan sumule,1,jaja miharja,2,jakarta,134,jaksa agung,2,jamaah tabligh,1,jambi,2,jawa barat,1,jawara bekasi,3,jawara betawi,4,jaya suprana,1,jazuli juwaini,6,jeje zaenudin,1,jember,1,Jenderal Tyasno,4,jepang,1,jhonny andrean,2,Jimly Asshidqie,3,jj rizal,2,jk,6,jokowi,461,jokowi undercover,2,jps,1,junaedi albaghdadi,1,jusuf hamka,5,kaesang,24,kahmi,4,kalimantan,1,kammi,12,kanada,1,kapolda metro,15,kapolda sumut,2,kapolri,27,karawang,1,karikatur,9,karomah,1,kasmir,1,kasta,1,katar,1,kau adalah aku yang lain,13,keluarga,1,kemenkeu,1,kemenkumham,3,kemnaker,1,kesehatan,5,khalid basalamah,1,khazanah,18,Kiki Syahnakri,7,kisah,5,kivlan zein,1,kmsu,1,knpi sumut,4,kokam,3,kolombia,1,komedi,1,komnas ham,30,kompak,1,kompas,2,komtak,1,komunis,293,koperasi 212,5,korea selatan,2,korupsi,14,kp31,1,kpk,26,kpsi,1,kpu dki,6,kriminalisasi ulama,42,kristenisasi,3,kspi,2,Kwik Kian Gie,1,lampung,3,lbh jakarta,4,lgbt,2,lia eden,1,liberalisme,2,Lieus Sungkharisma,23,lily wahid,1,limbad,2,lindsay lohan,11,lipi,2,listrik,29,lombok,1,london,6,lphb nu,1,lsi,2,lubuklinggau,30,luhut,21,lukman hakim,3,lumajang,1,lutfi fathullah,1,m nasser,1,m prasetyo,1,ma'ruf amin,39,mahasiswa,18,mahasiswa nu,1,mahfud md,10,makar,22,makassar,2,makkah,1,malaysia,4,manado,1,margarito,2,Margarito Kamis,2,marlo sitompul,1,maroko,1,marzuki alie,1,mataram,1,maulid nabi,1,medan,5,media islam,13,megawati,46,meikarta,3,meksiko,1,menag,11,menaker,3,mendagri,39,menhan,4,merdeka,1,metro tv,8,Miftachul Akhyar,1,miras,4,miryam,13,mmi,2,mobil fpi,5,mpr,11,ms kaban,1,mualaf,52,Muchtar Effendi,1,mudzakir,3,Muhammad Al Khathtath,35,muhammad maksum,1,muhammad syafii,11,muhammadiyah,60,muhasabah,1,mui,136,munarman,7,muslim arbi,4,muslim uighur,7,muslimah,1,myanmar,12,naman sanip,2,narkoba,29,nasir djamil,5,Natalius Pigai,2,nathan p suwanto,7,nelayan,11,neno warisman,1,neoliberalisme,2,neta,1,new york,1,noorsy,1,novanto,36,novel baswedan,72,nu,39,nurul fahmi,13,nusron wahid,4,obama,2,oesman sapta,2,olahraga,1,ombudsman,2,opini,1,ormas asing,14,ormas gmbi,36,ornamen alexis,2,pabrik gula,8,pacaran,1,padang,1,pajak,1,pajak petani tebu,10,pajak tanah,2,pakistan,3,palangkaraya,1,palestina,27,pan,2,papua,2,parepare,1,parmusi,8,paspor,1,patrialis akbar,5,paul pogba,3,pbnu,4,pdip,26,pedoman ceramah,1,Pedri Kasman,3,pekerja asing,42,pekerja cina,66,pemblokiran telegram,3,pemuda pancasila,1,pendataan ulama,9,pendeta max,3,pendidikan,28,pengacara ahok,4,pengelolaan pulau,11,penjahat cyber asal cina,23,pepen,1,perampasan tanah,2,permen narkoba,1,perppu ormas,50,persis,1,petani,33,petung cina,1,pilkada dki 2017,136,pkb,5,pki,83,pks,15,pmii,1,pmkri,1,polisi,78,polisi santri,1,politik,1,ponpes habib rizieq,7,ppp,19,prabowo,18,Prabowo Argo Yuwono,1,prancis,1,profil,1,progres 89,3,progres 98,2,pt conch,1,puan maharani,1,puasa arafah,3,puisi,1,purbalingga,2,qatar,3,rachel maryam,1,rachmawati soekarnoputri,9,raja salman,29,ramadhan,23,ratna sarumpet,3,red army,1,reklamasi,82,retail,1,ridwan kamil,6,ridwan saidi,3,risma,1,rizal ramli,17,rob reiner,1,Rocky Gerung,1,rohingya,265,rohis,1,rokok,5,Romli Atmasasmita,1,ruhut sitompul,4,rusia,1,rusun rawa bebek,9,sabu,5,sad,4,said aqil,25,sains,1,Saleh Partaonan Daulay,1,samarinda,1,sambas,1,samyang mengandung babi,8,sandiaga uno,16,santa clara,5,sapma pp,1,saracen,1,sari roti,5,sby,23,sejarah,21,sejarah hari ini,3,selebaran tolak wahabi,5,selebriti,3,sembako murah,14,seri ceramah ramadhan,1,sidang ahok,389,sidang habib rizieq,3,sijunjung,1,singapur,3,siyono,6,skotlandia,1,slovakia,1,sobari,1,sodik mudjahid,7,solo,2,spanyol,3,sri bintang pamungkas,3,sri lanka,6,sri mulyani,10,srilangka,1,starbuck,15,steven hadisurya,5,stnk,16,subang,1,suciwati,2,sukabumi,2,sulawesi,1,sumbar,3,sumber waras,4,sumsel,1,surabaya,5,suriah,4,susi pudjiastuti,2,suu kyi,3,swedia,1,syafii maarif,1,syiah,19,tamasya al maidah,10,tasik,1,Taufik Ismail,11,teknologi,7,tengku zulkarnain,6,tepuk anak soleh,3,teror mobil terbakar,8,teror posko fpi,4,terorisme,7,teungku zulkarnain,2,timnas,1,tiongkok,2,tito karnavian,44,tka,41,tni,27,tommy soeharto,1,Trimoelja D Soerjadi,2,tuban,9,tunisia,1,turki,10,tweet aa gym,14,tweet akmal sjafril,18,tweet fadli zon,1,tweet fahri hamzah,3,tweet felix siauw,11,tweet haji lulung,1,tweet media islam,1,tweet teungku zulkarnain,89,tweet zaitun rasmin,3,twitter fpi,3,uandri susanto,1,uang rupiah baru,3,ui,1,uin,2,umj,1,unik,1,unpam,4,ust. sambo,2,ustadz abu bakar ba'asir,4,utang negara,7,uus,3,vaksin rubela,9,valentine,8,victor,3,video,64,video instagram,2,video kampanye ahok,18,vietnam,4,visa asing,9,watampone,1,wawasan,12,widodo,4,wiranto,7,wiryanto,1,wortel cina,3,yahudi,5,yaman,1,yandri susanto,1,yanuar ilyas,1,Yasonna Laoly,3,yayasan kasih anugerah,5,yenny wahid,2,yesus,1,ykub,1,ykus,8,yosonna,1,yusril mahendra,28,zainal majdi,1,zainul majdi,19,zaitun rasmin,4,zakat,1,zakir naik,37,Zeng Wei Jian,2,zimbabwe,2,zulfan lindan,1,zulkifli hasan,40,
ltr
item
Umatuna.com: Anda Perlu Tahu Betapa Menderitanya Nasib Petani! Tolonglah Mereka!
Anda Perlu Tahu Betapa Menderitanya Nasib Petani! Tolonglah Mereka!
https://2.bp.blogspot.com/-3w9qBd0qqAc/WXl88y1e_LI/AAAAAAAAQQs/WNW44vZ-8-Y35y_ESySW9au6WPIUQu6qgCLcBGAs/s320/H5qBuF7ZMr.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-3w9qBd0qqAc/WXl88y1e_LI/AAAAAAAAQQs/WNW44vZ-8-Y35y_ESySW9au6WPIUQu6qgCLcBGAs/s72-c/H5qBuF7ZMr.jpg
Umatuna.com
http://www.umatuna.com/2017/07/anda-perlu-tahu-betapa-menderitanya.html
http://www.umatuna.com/
http://www.umatuna.com/
http://www.umatuna.com/2017/07/anda-perlu-tahu-betapa-menderitanya.html
true
3071743323913161432
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy